Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026: BPBD Kotawaringin Timur Perkuat Komando dan Koordinasi Hadapi Siaga Darurat Karhutla

SAMPIT, 27 April 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh pada tanggal 26 April, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur terus menegaskan komitmennya dalam membangun ketangguhan daerah. Peringatan tahun ini menjadi momentum yang sangat krusial, menyusul telah ditetapkannya Status Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur yang berlaku sejak 8 April hingga 10 Oktober 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur, Multazam, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang terstruktur, cepat, dan terukur.

“Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 ini adalah pengingat sekaligus dorongan agar urusan komando, koordinasi, dan fungsi pelaksana di lapangan harus selalu solid dan berjalan beriringan. Dengan status siaga Karhutla yang sudah aktif, kami terus menggencarkan berbagai langkah mitigasi. Tim Reaksi Cepat BPBD senantiasa bersiaga penuh untuk melakukan ground check terhadap titik panas (hotspot) dan memastikan wilayah-wilayah rawan tertangani dengan cepat,” tegasnya.

Mengusung pesan utama “Siap Untuk Selamat”, BPBD Kotawaringin Timur tidak hanya berfokus pada operasi penanggulangan dan pemadaman semata. Upaya preventif seperti sosialisasi dan edukasi kesiapsiagaan ke berbagai pihak, termasuk instansi swasta dan masyarakat akar rumput, terus diperkuat. Keterlibatan aktif secara lintas sektor dinilai sebagai kunci utama untuk meminimalisasi risiko kerugian dan menjaga keselamatan bersama.

Dalam masa siaga kemarau dan Karhutla ini, BPBD juga secara proaktif mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus memantau informasi peringatan dini cuaca dari sumber resmi. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam, salah satunya dengan menghindari praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar. Edukasi evakuasi mandiri serta simulasi penanganan darurat diharapkan dapat terus dipraktikkan hingga menjadi budaya sadar bencana yang melekat kuat di keseharian warga Kotawaringin Timur.

Kegiatan ini di hadiri oleh Pondok Kerja Manggala Agni Sampit, Perwakilan Dunia Usaha PT. RMU serta Sukarelawan PMI Kotawaringin Timur.

Kontak Media / Pusat Informasi: Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur Instagram: @bpbdkotim_official Website: bpbd.kotimkab.go.id

Mungkin Anda juga menyukai