Waspada Cuaca Terik! Simak Panduan Keselamatan dari BPBD Kotim

SAMPIT – Menghadapi fenomena cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menggencarkan program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat. Langkah preventif ini dilakukan melalui penyebaran pesan visual edukatif guna meminimalisir risiko kesehatan dan potensi kebakaran hutan serta lahan (Karhutla).

Edukasi Kesehatan: Mengenali dan Mencegah Heatstroke

Dalam rilis edukasi terbaru, BPBD menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak langsung suhu panas pada tubuh manusia. Cuaca panas ekstrem bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan ancaman kesehatan serius seperti dehidrasi, kelelahan panas (heat exhaustion), hingga serangan panas (heatstroke).

Masyarakat dihimbau untuk menerapkan langkah-langkah perlindungan diri berikut:

  • Hidrasi Maksimal: Mengonsumsi air putih minimal 2 liter per hari.
  • Proteksi Fisik: Menggunakan topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengenakan pakaian longgar berwarna terang.
  • Manajemen Waktu: Menghindari paparan sinar matahari langsung pada jam-jam paling terik, yakni pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

Mitigasi Karhutla: Sosialisasi MLTB

Selain aspek kesehatan, KIE ini menjadi instrumen vital dalam pencegahan kebakaran lahan. BPBD Kotawaringin Timur secara tegas mensosialisasikan program Membuka Lahan Tanpa Bakar (MLTB). Metode ini dikampanyekan sebagai solusi pengelolaan lahan yang aman bagi kesehatan, lingkungan, dan tetap berada dalam koridor hukum.

“Kami melarang keras aktivitas pembakaran lahan di tengah cuaca panas seperti ini. Risiko api tidak terkendali sangat tinggi, dan dampaknya merugikan semua pihak,” tulis keterangan dalam pesan edukasi tersebut.

Respons Cepat Darurat Bencana

BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk peka terhadap tanda-tanda bahaya pada tubuh, seperti pusing, kulit kering yang terasa panas, hingga detak jantung yang berdetak cepat secara tidak wajar. Jika menemukan kondisi darurat medis atau melihat titik api, masyarakat diharapkan segera menghubungi layanan kedaruratan:

  • WhatsApp/Hotline: 0812-3456-7890

Melalui penguatan KIE ini, diharapkan kesiapsiagaan masyarakat meningkat, sehingga angka kejadian penyakit akibat cuaca panas dan kebakaran lahan di wilayah Kotawaringin Timur dapat ditekan secara signifikan.

“Budayakan Sadar Bencana, Mulai dari Diri Sendiri.”

Mungkin Anda juga menyukai